Ngopi Cantik 9 – Lipstick Swatching 101

Hi guys, hari ini aku mau share hasil Ngopi Cantik 9 yang membahas soal Lipstick Swatching bersama dengan kak Rissa dari Lippielust. Buat kalian yang penasaran bagaimana proses pembuatan foto lipstick swatch,  yuk read on!

pink-swirly-hi

Ngopi Cantik 9: Lipstick Swatches 101

So, sesuai dengan judul title, blog post ini brought to you dari acara Ngopi Cantik by Beautiesquad (salah satu komunitas beauty Indonesia) dengan kak Rissa, the woman behind Lippielust. Sebelum kita masuk kedalam konten Ngopi Cantik, yuk kenalan dulu dengan kak Rissa!

Get To Know Lippielust

Siapa sih yang tidak kenal dengan Lippielust ? Mayoritas dari kita yang berkecimpung didunia beauty setidaknya pasti pernah mendengar tentang Lippielust. But kalian yang masih baru didunia beauty, Lippielust adalah nama handle Instagram dan website yang dikelola oleh kak Rissa. Pada awalnya, kak Rissa membuat akun ini sebagai channel untuk menyalurkan hobby-nya untuk mencoba, mengulas dan swatch makeup baru, khususnya produk Lipstick.

Nama Lippielust sendiri berawal dari sebuah ide bagaimana para pecinta lipstick di Indonesia mengalami kesulitan dalam memilih signature shade (warna khas) mereka, karena tidak ada orang yang mau menjadi swatcher – orang yang mengdedikasikan dirinya dan bibirnya untuk menjadi lip model. Alhasil, kita hanya bisa bergantung pada digitally-rendered swatches saja.

Kak Risa sendiri mempunyai latar belakang sebagai lifestyle journalist, dan didalam prosesnya, beliau belajar graphic design dan photography secara otodidak. Dari perjuangannya inilah lahir brand Lippielust.

Pic by: Twitter @lippielust
Pic by: Twitter @lippielust

Sekarang ini, Lippielust adalah sebuah tim digital-based service yang memberikan jasa lip-modelling untuk brand yang membutuhkan real, true-to-colors swatches untuk lip products, instagram dan blog marketing, dan digital content creations lainnya. Berikut adalah list brand besar yang sudah bekerja sama dengan Lippielust baik dari dalam maupun luar negeri:

  • Wardah Cosmetics (ID)
  • Make Over Cosmetics (ID)
  • Kylie Cosmetics (US)
  • Allegory Story (US)
  • BH Cosmetics (US)
  • NABLA Cosmetics (IT)
  • Morhpe Brushes (US)
  • Beauty UK (UK)
  • Breena Beauty (MY)
  • Zhuco Cosmetics (MY)
  • Model Rock Lashes (AU)
  • Dst,

pink-swirly-hi

Lipstick Swatching 101

Setelah berkenalan dengan kak Rissa, mari kita sekarang bahas soal Lipstick Swatching. Pada prinsipnya, Lipstick Swatching adalah upaya untuk mendemonstrasikan atau membuat contoh hasil pemakaian Lipstick. Sebenarnya swatching sendiri tidak terbatas dengan produk lipstick saja. Namun, karena topik kita adalah Lipstick Swatching, maka yang akan kita bahas disini hanya sebatas masalah Lipstick Swatching saja ya.

Now, lipstick swatching sebenarnya tidaklah sulit. Kita hanya perlu memoleskan lipstick yang kita swatch ditangan atau dibibir kita saja. Karena pada dasarnya yang kita butuhkan hanya contoh warna dan test formula, apakah mudah atau sulit untuk diaplikasikan. Sampai disini, semua orang bisa melakukannya. Tinggal kita pergi ke mall, dan swatch produk yang kita sedang pertimbangkan untuk beli.

Namun, lain cerita kalau hasil swatch-nya adalah untuk kepentingan yang mengandung unsur bisnis. Entah untuk bisnis Sosmed/blog/vlog kita pribadi (dengan tujuan untuk attract followers dan brands), atau untuk kepentingan kerjasama dengan brand (mereka meminta kita jadi model); dalam hal ini tentu kita butuh effort lebih. Berikut adalah usaha yang perlu kita lakukan:

1. Scheduling Foto & Editing

Yang pertama adalah proses foto dan editing. Menurut Rissa, proses foto dan editing tidaklah singkat.Dibutuhkan waktu hingga 3 hari atau lebih untuk menghasilkan kualitas foto seperti yang kita lihat diinstagram Lippielust. Apabila ditambah dengan blog post, maka total waktu proses keseluruhan mencapai kurang lebih seminggu. 

Scheduling di Lippielust:

  • Hari Senin, fotografer datang untuk foto produk terlebih dahulu. Hal ini dilakukan supaya tube lipstick tidak menjadi kotor, dan bentuk lipstick-nya (kalau lipstick klasik) pun masih baru. Karena itu, foto produk selalu didahulukan sebelum foto swatches.
  • Hari Selasa, dilanjutkan dengan arm swatches. Biasanya, kalau tidak terlalu banyak lipstick yang harus di-swatch, akan dibuatkan styled arm swatches berupa gambar – gambar tertentu, dan tentu saja klasik swatches juga. Tergantung jumlah warna yang di-swatch juga, kalau tidak banyak maka kak Rissa akan memproses hingga 3 brands.
  • Hari Rabu, lip swatches; biasanya kak Rissa akan lip swatch untuk produk yang terdiri dari 5 warna dahulu. Sesungguhnya 5 warna dalam 1 hari itu sudah cukup banyak, tapi masih dalam batas aman. Pasalnya yang dikerjakan adalah produk untuk 1-3 brand. Karena itu manajer Lippielust memutuskan untuk mengambil 1 hari, khusus untuk lip swatch shoot saja.
  • Hari Kamis & Jumat proses blog post review. Karena itu, biasanya pada hari Kamis dan Jumat kak Rissa diam dirumah, alias tidak pergi kekantor supaya bisa fokus membuat review.

Pada prinsipnya, tim Lippielust mengerjakan content ini minimal 1 minggu sebelum tayang. Hal ini supaya hasilnya maksimal.

pink-swirly-hi

2. Tantangan Lighting

Sama seperti Bloggers/Vloggers/Instagramers/Photographers/Videographers, tantangan yang tidak terhindakan adalah masalah lighting. Untuk mendapatkan hasil kualitas foto yang baik, lighting adalah masalah utama. Karena sebagus apapun kamera kita, kalau lighting-nya bermasalah, maka kualitas foto yang didapat pun pasti tidak baik. Sebaliknya, mungkin kamera kita biasa saja, atau bahkan hanya bermodalkan kamera HP, tapi karena lighting-nya bagus, maka kualitas foto yang didapat pun lebih baik.

Pada awalnya, kak Rissa pun belum memiliki Ring Light maupun kamera. Modal yang ada saat itu hanyalah PC dan Photoshop saja (of course, kan dulu masih jadi graphic designer). Sebelum pindah ke Bandung, kak Rissa tinggalnya di Sukabumi. Menurut pengakuan beliau, Sukabumi itu adalah Islandia-nya Indonesia; jarang sekali ada matahari, kalau ada paling hanya sejam-dua jam saja. Karena itu, adalah tantangan besar untuk menemukan waktu untuk foto yang tepat.

PS: walau kini sudah punya peralatan lengkap, tapi bagi kak Rissa matahari tetap adalah sumber lighting terbaik.

3. Menjaga Kesehatan Kulit Bibir

Namanya juga lip modelling, karena itu menjaga kesehatan kulit bibir sangatlah penting. Pasalnya bibir kita harus selalu siap untuk perform, tidak boleh pecah – pecah. Kalau sampai bibir pecah – pecah, semua proses foto pastinya jadi tertunda.

untuk tips menjaga kesehatan kulit, baca juga postingan: Tips Merawat Bibir   dari aku.

salah satu cara merawat bibir adalah dengan menggunakan Lip Serum
salah satu cara merawat bibir adalah dengan menggunakan Lip Serum

4. Modal Keberanian

Bicara menjadi pembuat konten, tentunya tidak lepas dari obrolan soal modal. Nah, modal yang menjadi higlight utama kak Rissa adalah Keberanian. Karena sekalipun punya keinginan kuat, tapi tidaklah jarang orang pada akhirnya merasa tidak pede dan merasa takut di-bully atau di-judge. So, kita harus siap mental untuk tampil dimuka umum.

5. Investasi Penting yang harus dimiliki

Disamping ke-4 item ini, sebenarnya tidak ada alat spesifik untuk swatching. Berikut adalah investasi penting yang harus dimiliki jika kita ingin menjadi content creator, termasuk lip modelling.

Hape & Tripod

Jaman sekarang smartphone sudah canggih – canggih. Jadi kalau kalian belum punya camera, kenapa tidak menggunakan HP? Tinggal kita atur Tripod (kalau ada) dan Timer (rata – rata fitur kamera di smartphone sudah ada timer-nya). So, kita tinggal belajar pose supaya terbiasa dengan posenya.

Lipstick Remover & Sponge

2 item ini tentunya wajib untuk kita miliki. Lipstick remover penting karena tissue saja tidak cukup, apalagi kalau kita swatch waterproof lipstick. Dan ketika menghapus lipstick, pasti ada foundie yang “rusak”, karena itu beauty sponge wajib hukumnya untuk berada dalam jangkauan kita.

Click the picture untuk review Micellar Wipes Corine De Frame
Click the picture untuk review Micellar Wipes Corine De Frame

6. Proses Editing

Setelah kita selesai swatching, tentunya ada yang namanya proses editing. Ini mungkin adalah bagian yang cukup kompleks. Sebelumnya, Rissa menegaskan bahwa photo retouching itu tidaklah haramotherwise tidak mungkin ada pekerjaan sebagai photo retoucher yang tugasnya adalah untuk enhance foto.

Sedang Photoshop sendiri adalah software professional untuk foto editing atau digital imaging. Software ini tidak hanya bermanfaat untuk mengubah – ubah bentuk badan, atau membuat wajah menjadi lebih flawless dan tirus, tetapi Photoshop juga powerful untuk membuat foto jadi terlihat layaknya hasil professional shots. Karena itu Photoshop itu sangat penting.

Bagian Crucial Saat Editing

Sehubungan dengan editing, ada 2 hal yang penting untuk ditekankan:

  • Jangan hanya foto satu kali lalu mengubah warnanya secara digital. Mau sebanyak apapun lipsticknya harus dijalanin, swatch satu persatu.
  • Kalau ingin menyesuaikan brightness pada foto, color correct warna lipstick, menghaluskan pori-pori, ini sifatnya OK, atau boleh saja, tetapi jangan overdo.

Entah kenapa, “color correct” itu di beauty community kesannya seperti membohongi, padahal apa yang kita ingin tangkap di kamera, belum tentu bisa dihasilkan oleh kamera itu sendiri; mau sebagus apapun lighting-nya.

Dalam ngopi cantik, Kak Rissa mengambil contoh Color Correcting yang dilakukan oleh Michelle Phan – owner EM Cosmetics. Jadi, beberapa waktu lalu beliau memposting IG Story yang menunjukkan beliau lagi melakukan koreksi warna pada swatches liquid lipstick-nya. Dan hal ini sebenarnya wajar sekali dan juga sudah biasa dilkaukan.

Karena itu, prinsipnya, yang penting jangan melakukan color correcting atau editing secara berlebihan.

Editing Bibir Asimetris

Seperti kita semua ketahui, setiap manusia tidak ada yang sempurna, termasuk pada bagian bibir kita. Jadi, tidak ada satu orang pun yang bentuk bibirnya simetris. Semua asimetris. Kalau kalian sudah mengikuti Lippielust dari tahun 2014/2015, kalian pasti tahu bahwa bibir kak Rissa dari dulu juga tidak simetris.

Untuk mengatasi masalah ini, kak Rissa untuk menyarankan untuk kita menggunakan Lip Liner yang warnanya senada dengan warna Lipstick yang mau di swatch, dan menggambar line tambahan untuk mengisi bagian yang kurang simetris. Semisal kalian terlalu repot, bisa juga dengan menggunakan Photoshop. Well, memang pada awalnya pasti akan terasa sulit, namun lama kelamaan kalian pasti akan terbiasa pakai Photoshop untuk menyeimbangkan bentuk bibir kita.

Kalau kalian perhatikan, saat ini gigi kak Rissa masih berubah – ubah posisinya karena lagi diperbaiki dengan memakai behel. Jadi senyumnya pun berubah – ubah. Walau demikian ciri khas dari bibir tetap kelihatan.

Draw over the line untuk membuat penampakan bibir yang lebih simetris
Draw over the line untuk membuat penampakan bibir yang lebih simetris

pink-swirly-hi

Photoshop

Dalam editing foto swatches, biasanya kak Rissa hanya mengedit 2 hal: color correcting dan liquify (jika diperlukan). Berikut adalah list tools yang biasa dipakai:

  • Spot healing brush tool untuk menghilangkan zits atau jerawat
  • Untuk memperbaiki bentuk:
    • Clone stamp tool
    • Mixer brush tool
    • High Pass/Sharpen
    • Eyedropper Tool
    • Liquify
  • Untuk color correction (ada dalam Adjustment tool list):
    • Brightness/Contrast
    • Color balance
    • Hue/Saturation
    • Levels

Swatching Cool Tone

Pada umumnya orang Indonesia memiliki undertone warm. Namun demikian, balik lagi pada tujuan utama swatching kan untuk membantu orang lain yang kulitnya sama dengan kita; karena itu kalau hasilnya ternyata cool banget dikulit kita, ya memang sudah seharusnya demikian. Dan Brand biasanya tidak akan request untuk warnanya harus seperti yang mereka inginkan.

Sebagai contoh, kak Rissa mengangkat project yang dia kerjakan dengan Brand X. Mereka sama sekali tidak meminta beliau untuk membuat hasil swatches dengan finish tertentu.  Pasalnya belum tentu juga warnanya akan sama hasilnya dikulit yang lain.

Sehubungan dengan color correcting, ini bukan untuk mengganti hasil swatches ya. Hal ini biasanya lebih diperuntukan membantu mengatasi masalah lighting seperti misalnya hasilnya terlalu terang, atau terlalu gelap, atau misal pas swatching warnanya kurang vibrant atau terlalu muted.

Dan ketika photo retouching, kak Rissa menceritakan kalau beliau selalu mebawa lipstick – lipstick yang sedang diproses fotonya. Hal ini diperuntukan supaya beliau dapat melihat warna aslinya ketika dikenakan seperti apa hasilnya, baik swatches ditangan maupun dibibir. Dan sebisa mungkin ketika retouching jangan ditempat gelap, makanya kak Rissa selalu melakukannya dipagi-siang hari.

Membangun Ciri Khas

Menurut Rissa, sebenarnya tidak ada trik khusus yang ia gunakan dalam membangun ciri khas-nya. Pada tahun 2014 silam, tidak ada orang kenal dengannya. Pada saat itu, Rissa hanyalah seorang suburban yang senang dengan makeup, dan tidak pusing dengan deadline. Namun, entah bagaimana, tiba – tiba jadi ada banyak orang yang tahu tentang Lippielust. Hingga saat ini, mungkin karena sudah sering muncul didunia digitaldan secara khusus di dunia beauty, akhirnya banyak orang jadi hafal bahwa itu adalah bibir miliknya.

Secara proses, tentu saja tidaklah singkat. Tahun 2016, yakni 2 tahun semenjak Rissa bergabung online, barulah ia mendapatkan klien lokal pertamanya, yaitu Wardah Beauty. Jumlah total lipstick yang dikerjakan ada kurang lebih 70an untuk katalog. Hasil print-nya disebar diseluruh Indonesia, dan oleh para toko online, mereka scan untuk dipost ditoko mereka. Dari sinilah akhirnya jadi banyak orang semakin mengenal LippieLust. So, kita perlu konsisten juga dengan apa yang kita lakukan.

Not Pigmented Lipstick?

Seiring kita sering membuat swatches, kita akan menemukan berbagai macam lipstick dengan formula yang berbeda – beda. Pertanyaannya, bagaiman jika kita menemukan lipstick yang memilikin pigmentasi kurang baik?

Untuk mengatasi hal ini, kak Rissa mengaku biasanya ia membuat swatches 2 layersTips pentingnya disini adalah kita harus sabar menunggu layer pertama kering terlebih dahulu. Kering disini maksudnya adalah berada dalam kondisi benar – benar kering total. Pasalnya kalau hanya setengah kering saja, inilah yang menyebabkan bibir terlihat patchy. 

Namun, kalau membuat layer tidak membantu, ya kita harus jujur apa adanya dalam review. Contoh, warna orange diswatch hasilnya patchy karena pengaruh pigment warna yang bercampur putih; maka kita harus tulis hasilnya apa adanya, tentunya dengan bahasa yang tidak menjatuhkan atau seolah – olah kita menjelek – jelekan.

PS: Warna – warna cerah, white-based color memang biasa patchy.

Apa pose andalanmu?
Apa pose andalanmu?

pink-swirly-hi

Cara  Mengatasi Stain Lipstick

Seiring berjamurnya trend stain lipsticktidak sedikit brand kosmetik yang mengeluarkan versi mereka, termasuk brand lipstick lokal. Sisi positifnya, kita jadi tidak perlu bolak – balik touch up lipstick. Sisi negatifnya, kita jadi sering kesulitan dalam proses membersihkan. Pasalnya, warnanya tidak mau hilang – hilang.

Menurut kak Rissa, satu – satunya cara adalah take our time . Sebagai swatcher, kalau sudah tahu produk yang akan diswatch itu stain banget atau susah untuk dihapus, ada baiknya kita membuat jadwal seharian hanya untuk foto produk tersebut.

Kak Rissa sendiri kalau foto swatchset up-nya seperti berikut:Kak Rissa I lighting I fotografer. Biasanya sang fotografer akan kasih tahu kalau hasilnya kurang bagus, seperti misalnya ada yang bolong ditengah swatch-nya, atau ada bekas tisu, dll. Jadi segala imperfection foto akan ia informasikan saat itu. Jadi sudah bisa dipastikan tidak akan 1-2x take-nya, bahkan bisa sampai 10 kali. Karena itu, ketika membuat foto swatch, ada baiknya untuk pakai lighting, dibawa santai atau jangan terburu – buru, dan juga perlu siapkan lip balm dan air minum.

Liptint by Wardah Beauty, click picture for review

pink-swirly-hi

 

So, that’s all my sharing for today. I hope you all having a great reading time, and find the information useful. Don’t forget to follow me on my social media for more beauty boosts and updates.

Instagram: @blossom.shine

Facebook: Gracia Cita

Twitter: @jovialbeauty

Youtube: Gracia Cita

xoxo

Blossom Shine

my current daily makeup

hearts-line-divider-12541935