Le Jardin Retrouve Maison De Parfum Review (Bahasa Indonesia)

Hi beautiful, ada yang pernah dengar tentang Le Jardin Retrouve Maison De Parfum ? Well, aku juga honestly baru dengar tentang merek parfum yang satu ini ketika Blog Relation mereka kontak aku via email. Setelah aku cari tahu, ternyata, Le Jardin Retrouve adalah salah satu merek parfum bergengsi di Prancis. Singkat cerita, setelah aku coba, memang wanginya ini beda banget sama parfum – parfum yang pernah kita jumpai dipasaran Indonesia. Bisa dibilang, wanginya ini crafted. Karena itu, parfum dari Le Jardin Retrouve memiliki keunikan masing – masing. 

Penasaran seperti apa parfumnya? Berapa banyak parfum yang aku terima? Yuk, read on!

Le Jardin Retrouvé
Le Jardin Retrouvé

Le Jardin Retrouvé

Menurut booklet yang diberikan, Le Jardin Retrouvé didirikan pada tahun 1975 oleh seorang Perfume Composer bernama Yuri GUTSATZ. Sebelum mendirikan Le Jardin Retrouvé, Yuri telah menghabiskan sebagian besar karirnya bekerja di salah satu perusahaan Prancis paling bergengsi yang memproduksi produk aromatik, yang kini lebih dikenal sebagai niche brand parfum. Singkat cerita, usahanya ini telah menjadikan Yuri sebagai bapak pendiri dari cara yang sama sekali baru dalam menciptakan dan menjual parfum.

Pada saat itu, Le Jardin Retrouvé dijual secara eksklusif di tempat – tempat “hip”. Kualitas yang luar biasa dan harga yang wajar adalah kredo Yuri untuk kreasinya. Alhasil, Le Jardin Retrouve berhasil mengumpulkan pelanggan yang bukan hanya antusias pada produk mereka, tetapi juga setia pada brand Le Jardin Retrouve.

Namun, setelah Yuri meninggal pada tahun 2005, Le Jardin Retrouvé perlahan menurun, tetapi berkat kesetiaan tak tergoyahkan kliennya, Le Jardin Retrouvé tidak sampai hilang. Pada tahun 2016, putra Yuri dan Arlette, Michel, memutuskan untuk menghidupkan kembali Le Jardin Retrouvé bersama istirnya, Clara. Dalam usahanya, mereka menjual rumah tua milik keluarga. Namun, harta karun berupa buku catatan dan botol bahan dari dekade sebelumnya tetap mereka simpan untuk mengenang Yuri, dan sekaligus dijadikan warisan keluarga untuk generasi yang mendatang.

pic by: lejardinretrouve.com
pic by: lejardinretrouve.com

 

The Parfume

Koleksi parfum Le Jardin Retrouvé terbagi menjadi 5 kategori: Citrus, Floral Leather, Eau Fraiche, Florals dan Woody. Dari kelima kategori ini, dapat kita temukan 7 parfum original karya Yuri. Semua parfum ini wanginya universal atau dapat digunakan oleh pria dan wanita. Dan bersyukur sekali aku mendapat kesempatan untuk mencoba ketujuh – tujuhnya.

So, berikut adalah parfum yang dikirimkan kepadaku, 7 Jours 7 Parfums (7 Day Perfume Program).

The 7 MiniParfum of Le Jardin Retrouvé
The 7 MiniParfum of Le Jardin Retrouvé

Kalau kita lihat diofficial website mereka, 7 Days Perfume Program ini ada dibawah tab Our Products Le Jardin Retrouvé. Menurutku, set ini perfek untuk pelanggan sepertiku, yang baru pertama kali mengenal Le Jardin Retrouvé. Selain itu, produk ini juga perfect untuk dijadikan hadiah. Karena walaupun bentuknya sample, tetapi dikemas dalam kemasan kotak yang keren. Plus, ada cover Le Jardin Retrouvé-nya pula. Jadi kesannya tidak murahan.

Citron Boboli 

Citron Boboli, atau yang sebelumnya dikenal sebagai Citron Poivré adalah parfum karya Yuri yang dibuat dengan bahan utama Essence Lemon dari Italy. Selain itu, parfum ini diperkarya dengan rempah – rempah pilihan seperti Petigrain dari Paraguay, Brazilian Orange, Black Pepper dan Galbanum; menghasilkan wangi Spicy Lemon yang khas dan original. Komposisi ini juga menghasilkan keselarasan yang sempurna antara head notes yang ringan dan segar, dengan core dan base notes dari fragrance yang lembut, menghasilkan jejak wangi yang sangat halus.

My Experience

Dari hasil pemakaianku, Citron Boboli ini memang memiliki aroma lemon yang khas. Ketika pertama kali disemprot, wangi pertama yang tercium kental adalah aroma lemon yang pedas. Namun, setelah beberapa waktu, kita akan medapatkan aroma rempah – rempah seperti cengkeh, lada hitam, dan a hint of kayu manis bercampur dengan wangi lemonnya. Menurutku, wangi ini cocok sekali dipakai pada musim panas.

Untuk ketahanan, Citron Boboli ini tidak tahan terlalu lama, hanya tahan up-to- 2-3 hours.

Parfum Le Jardin Retrouvé - Citron Boboli
Parfum Le Jardin Retrouvé – Citron Boboli

Cuir De Russie

Sebelum berubah nama menjadi Cuir De Russie, parfum ini dikenal sebagai Eau De Cuir De Russie yang artinya Kulit Rusia. Jenis bau yang satu ini telah menarik perfumers sejak lama. Pasalnya, Bau Kulit memiliki kekayaan, volume dan kualitas yang unik dan mempunyai aroma sensual tertentu yang memikat. Di antara parfum “kulit” yang pernah dibayangkan dan telah diciptakan oleh Parfum Designer, Kulit Rusia adalah yang paling spesial.

Setiap perfume designer pasti punya rahasia pribadi untuk menciptakan Cuir De Russie mereka masing – masing. Namun, tidak sedikit yang pada akhirnya memiliki aroma yang mirip satu sama lain. Karena itu, setiap pencipta berusaha keras untuk membawa sentuhan personal yang diadaptasikan sesuai dengan aroma yang mereka imajinasikan. Untuk Yuri, ia memilih untuk membungkus Leather Base Note-nya dengan floral essence untuk menutupi kemiripan wangi kulit tersebut.

Meskipun masih mengikuti tradisi Pernacis yang ketat dalam pembuatan wewangian, Yuri membuat perbedaan yang orisinil untuk parfum Cuir De Russie-nya ini dengan menggunakan aroma mempesona dari Ylang – Ylang, French Violet dan Kayu Manis untuk menyelimuti aroma Kayu Cade dan Styrax dari Spain secara harmonis,membuat aroma Kulit Rusia ala Le Jardin Retrouvé ini menjadi lebih kaya, hangat dan tahan lama.

My Experience

Dari pengalamnku, ketika aku mencoba parfum Cuir De Russie Le Jardin Retrouvé ini, aroma pertama yang aku notice adalah wangi bunga Violet yang menyenangkan. Namun seiring parfumnya mulai menyerap, mulai tercium wangi kayu yang smokey. Wanginya yang kaya dan bervolume ini, cocok memberi kesan yang klasik, elegan, dewasa dan seksi yang begitu kuat; sangat cocok untuk lady boss. Plus, wanginya tahan cukup lama.

Parfum Le Jardin Retrouvé - Cuir De Russie
Parfum Le Jardin Retrouvé – Cuir De Russie

Eau Des Délices

Eau Des Délices adalah parfum dengan wangi yang menyegarkan dan membangkitkan semangat (full of energy). Dalam parfum yang satu ini, Yuri mengikuti line Eau de Cologne yang paling klasik. Namun, keaslian dari konsep parfum ini dapat terlihat dari elemen pafrum yang dipilih, dan bagaimana elemen – elemen tersebut dipadukan.

Seperti semua ciptaan Le Jardin Retrouvé lainnya, wangi dari Eau Délices ini juga adalah unik. Secara khusus, Yuri meng-design aroma parfum ini dengan menggunakan Lemon, Tangerine,Bergamot dari Italia, mandarin, petitgrain dari Paraguay dan Lavender dari Perancis sebagai head notes, lalu wanginya ini ditingkatkan (enhanced) dengan sentuhan base notes dari Cypress, Patchouli dan oak moas yang menyenangkan.

My Experience

Now, dari pengalamanku, Eau Des Délices ini memiliki wangi buah – buahan yang cukup kuat. Jadi wangi citrus yang segar dari Lemon, Tangerin dan Bergamotnya ini paling terasa. Ada hint wangi floral yang musky, tapi tidak begitu ketara. Sayangnya, diantara ke-7 parfum yang kuterima, ini Eau des Délices adalah yang paling tidak tahan lama. Tidak sampai 10 menit sudah gak terasa lagi wanginya.

Parfum Le Jardin Retrouvé - Eau des Délices
Parfum Le Jardin Retrouvé – Eau des Délices

Rose Trocadéro

Floral dan Vibrant seperti padang bunga Rose di bawah matahari; ini adalah salah satu dari perpaduan konsep yang menyegarkan, menyenangkan dan mengagumkan untuk aroma parfum. Bayangkan diri Anda seperti sedang berjalan santai di bawah matahari menuju sungai Seine. Sangat menyenangkan dan sejuk dihati bukan? Demikianlah konsep dari parfum Rose Trocadéro ini.

Aroma teh mawar (Tea Rose) mungkin adalah aroma yang paling terkenal di antara banyak kreasi parfum bunga di dunia. Namun, Rose Trocadéro yang juga dikenal sebagai Rose The (Tea Rose), memiliki aroma teh mawar yang berbeda. Secara khusus, Rose Trocadéro memiliki aroma yang misterius, megah dan manis pada saat yang sama. Dengan demikian, Eau de Parfum Torcadero menemukan tempat yang cukup alami dalam koleksi wewangian Perancis.

Dari segi karakteristik, Eau de Parfum Rose Trocadéro kepunyaan Le Jardin Retrouvé ini memiliki head note Bulgarian Rose Absolute yang kuat, diperkaya dengan base note French Blackcurrent bud, clove, lavender, dan musk yang samar – samar, meninggalkan jejak aroma yang misterius.

My Experience

Setelah mencoba parfum ini, aku mendapati wangi rose yang sudah tidak asing lagi dihidungku. Namun, dari semprotan pertama, aku sudah mendapati ada wangi middle note yang samar – samar terasa musky dan setelah beberapa waktu, kudapati wood note yang membuat wangi Rose Trocadéro Le Jardin Retrouvé ini terasa unik dan spesial buatku. Definitely is one of my favorite among the 7 perfumes I got. Plus, so far, parfum yang satu ini adalah yang paling tahan lama. Sudah 12 jam, masih ada samar – samar tercium wangi kayu yang musky.

Parfum Le Jardin Retrouvé - Rose Trocadéro
Parfum Le Jardin Retrouvé – Rose Trocadéro

Sandalwood Sacré

Sandalwood Sacré, yang sebelum ini lebih dikenal sebagai Eau de Sandalwood, adalah parfum pertama yang diciptakan oleh Yuri untuk Le Jardin Retrouvé.

Indah tapi dijaga, waspada tetapi mengundang. Ini adalah paradoks yang tepat untuk mencerminkan aroma Sandalwood Sacré. Aroma yang satu ini memiliki nuansa Arab atau Indian attar-base yang oriental, tetapi tanpa kepekatan yang biasanya didapati dari aroma Arab atau India. Inilah keluar biasaan dari Sandalwood Sacré. Wanginya ini ringan dan tidak terlalu strong, seolah – olah aroma itu dibawa oleh angin secara natural datang kepada kita.

Seperti tertera pada official website mereka, wangi dari Eau de Parfum Woody ini didapat dari perpaduan antara head note Indian Sandwalwood Oil, Indonesian Patchouli, Oak Moss, dan Musk, yang dikomplimentarikan oleh aroma Coriander, Petitgrain dari Paraguay, Balsam dari Peru dan Orange Blossom.

My Experience

Dari semprotan pertama, aroma Indonesian Patchouli dan Orange Blossom yang manis langsung terasa. Lalu, ketika wanginya sudah mulai memudar, wangi aroma Sandalwood dan Peru Balsam mulai muncul, baru sesudah itu munculah wangi Oak Moss dan musk, serta petitgrain dan coriander yang samar – samar.

Untuk ketahanan, Sandalwood Sacré adalah parfum kedua yang kudapati paling tahan lama setelah Rose Trocadero.

Le Jardin Retrouvé Perfume - Sandalwood Sacré
Le Jardin Retrouvé Perfume – Sandalwood Sacré

Tubéreuse Trianon

Dikenal juga sebagai eau de Tubéreuse (Tuberose), bunga oriental yang indah, parfum ini memiliki aroma yang memabukkan dan mempesona.

Tanaman Tubérose (Polianthes Tuberosa) berasal dari Meksiko dan India. Bunga yang termasuk dalam spesies Amarydillacae ini pertama kali dibawa ke Perancis Selatan oleh parah biarawan pada pertengahan abad ke-17, dan ditanam di Beaugencier.

Wangi dari parfum Tubéreuse Trianon ini mempunyai kesan yang hangat, tetapi kuat dan transparan. Secara spesifik, Tubéreuse Trianon mempunyai aroma manis yang segar dari Tubérose Trianon, diikuti dengan sentuhan aroma Melati dan Ylang – Ylang, dan ditutup dengan hint of raspberry juice toneUnik dan menyenangkan bukan? Karena itu, parfum Tuberose digolongkan sebagai wewangian yang memabukan (intoxicating). Selain itu, perpaduan dari Indian Tuberose Absolute menjadikan komposisi parfum baru Le Jardin Retrouvé ini lebih kaya dan tahan lama.

My Experience

Tubéreuse Trianon adalah salah satu wangi floral terfavorit yang pernah kutemukan. Wanginya ini walaupun manis, tetapi tangy juga dan ada hint of musk. Jadi, dari semprotan pertama, kita akan mendapatkan wangi bunga Melati paling dominan, diikuti oleh wangi Coriander yang tangy, dan sesudah itu, ada samar – samar wangi Ylang – Ylang. Pada akhirnya, kita akan mendapati ketiga wangi ini bersatu. Seperti wine, wanginya ini sunggu memikat dan intoxicating banget. It’s like i can’t get enough of it. 

Untuk ketahanan, ini adalah parfum ketiga yang paling tahan lama diantara 7 parfum Le Jardin Retrouvé yang kupunya.

Parfum Le Jardin Retrouvé - Tubéreuse Trianon
Parfum Le Jardin Retrouvé – Tubéreuse Trianon

Verveine d’Eté

Verveiné d’Ete sebelumnya dikenal sebagai Verveiné (Verbena), sebuah gelombang kesegaran dengan spicy middle notes. 

Aksen utama dalam edisi parfum kali ini adalah Egyptian Basil, Italaian Lemon dan Bergamot, Eucalyptus de China dan Vetyver dari Haiti. Aroma hijaunya yang ringan, dipadu dengan wangi lemon dan bergamot, memberikan harum lemony yang fresh. Untuk elevate (meningkatkan) Verbena Note-nya, Yuri menambahkan aksen aroma Oak Moss.

My Experience

Dari semprotan pertama, aroma yang langsung tercium adalah wangi Eucalyptus dan lemon yang segar dan melegakan. Seiring top notesnya memudar, aku mendapati aroma rempah – rempah yang hangat. Sesudah itu, perlahan – lahan timbul aroma kekayuan (woody notes) dari Oak Moss. Menurutku wangi ini perfect untuk digunakan pada musim dingin. Sayangnya, aroma dari parfum ini tidak tahan lama.

Parfum Le Jardin Retrouvé -Verveine D'Eté
Parfum Le Jardin Retrouvé -Verveine D’eté

pink-swirly-hi

More Information

Untuk informasi lebih lanjut, check out their officials Pages:

Website I Instagram I Facebook I Twitter

 

pink-swirly-hi

So, that’s all my review for the day. I hope you all having a great reading time, and find the information useful. Don’t forget to follow me on my social media for more beauty boosts and updates.

Instagram: @blossom.shine

Facebook: Gracia Cita

Twitter: @jovialbeauty

Youtube: Gracia Cita

xoxo

Blossom Shine

hearts-line-divider-12541935