Belajar Membatik Dengan Batik Sogan Jogjakarta

Hi gengs,  post kali ini aku mau share pengalamanku belajar membatik dengan Batik Sogan Jogjakarta. Masih inget tentang Trip Jogjaku dengan Beautiesquad bulan lalu? Kalau lupa atau belum pernah baca, kalian bisa baca ceritanya di Postingan Beautiesquad Goes To Jogja-ku. Nah selain belajar batik, kita juga diajak lihat proses pembuatan kain batik loh! Yuk read on to find out!

Me at Sogan Batik Rejodani , Jogjakarta
Me at Sogan Batik Rejodani , Jogjakarta

Asal Usul Batik

Istilah Batik berasal dari kosa kata bahasa Jawa yaitu Amba dan Titik. Amba artinya kain dan titik adalah cara memberi motif pada kain dengan menggunakan malam cair dengan cara di titik-titik.

Dari hasil research-ku (searching the net), sebenarnya tidak ada sejarah yang pasti mengenai batik.  Namun, keindahan batik ini kabarnya sudah ditorehkan sejak 2000 tahun silam di Timur Tengah, Asia Tengah, dan India. Baru pada abad ke-6 atau ke-7-lah budaya batik ini masuk dan tersebar luas di Indonesia.

Namun demikian, berdasarkan buku karangan Rens Heringa, Fabric of Enchantment: Batik from the North Coast of Java (1996), diceritakan bahwa batik dalam bentuk yang lebih primitif ternyata sudah dimiliki oleh orang Toraja (Tana Toraja, Sulawesi Selatan) bahkan sebelum ada di tanah Jawa. Pada saat itu, budaya membatik atau istilah membatik belum ada dan belum dikenal. Alat tulis Canting pun belum ada.

Baru pada abad ke-12 ditemukanlah teknik membatik dengan canting. Sejak saat itulah istilah membatik (ambatik) lahir kedunia. Secara khusus, teknik canting ini terkenal dan banyak digunakan di pulau Jawa. Karena itulah batik Indonesia sangat mendetail dan kaya motif dibandingkan dengan batik di belahan dunia lain.

Batik Sogan Workshop, Jogjakarta
Batik Sogan Workshop, Jogjakarta

Jenis – Jenis Batik

Jenis – jenis batik dapat dibedakan dari 2 hal: cara pembuatan dan motif. Dari cara pembuatan, ada 5 jenis batik:

  • Batik Tulis

Jenis batik ini adalah batik dengan nilai seni yang paling tinggi. Karena pada intinya tidak ada satupun batik tulis di dunia ini yang persis sama. Mungkin serupa, tapi tidak mungkin sama. Batik ini 100% digambar dengan canting. Oleh karena itu, serapi – rapinya pembatik menggambar, pasti akan ada kesalah. Nah kesalahan inilah yang dianggap berseni. Karena kesalahan ini dianggap ekslusif. Inilah ciri khas Batik Tulis, tidak sempurna tapi bernilai tinggi.

  • Batik Cap

 Menurut sejarah, Batik Cap pertama kali muncul pada abad ke-19. Proses ini ditemukan karena melunjaknya permintaan pasar (high demand). Dalam proses pembuatannya, digunakan lempengan besi atau tembaga yang bermotif digunakan untuk membubuhkan malam atau lilin diatas permukaan kain Mori. Nah, lempengan ini akhirnya sampai sekarang disebut dengan cap, sehingga jadilah nama batik cap. Kecenderungan batik cap adalah motifnya yang berulang dan tidak rumit.

  • Batik Cetak Sablon

Banyak orang suka bingung dan tertukar antara jenis bati cetak sablon dengan batik printing mesin. Pasalnya proses yang satu ini mirip tapi tidak sama. Proses cetak sablon sebenarnya lebih mirip dengan batik cap. Sama – sama diproses oleh manusia, hanya saja menggunakan cetakan yang lebih besar, yaitu plangkan dan rakel. Namun proses pengerjaanya lebih mudah, dan tidak menggunakan malam. Karena lilin malam tidak lagi digunakan dan tingkat kerumitan yang rendah, batik ini tidak lagi memiliki eksklusivitas . Makanya nilai yang jauh dibawah batik cap dan batik tulis.

  • Batik Lukis

Tipe ini tidak dibuat menggunakan canting ataupun malam, tetapi dibuat dengan menggunakan kuas. Prosesnya sama dengan proses melukis dikanvas. Bahan yang digunakan pada batik jenis ini adalah kain mori dan cat minyak. Memang motifnya ini berbeda dengan motif – motif batik pada umumnya. Karena itu, banyak orang meragukan apakah jenis ini bisa dimasukan sebagai kain batik? Tapi jangan salah, nilai dari batik lukis ini sama tingginya dengan batik tulis. Hal ini dikarenakan jenis ini termasuk batik berseni.

  • Batik Printing mesin

Sesuai dengan namanya, jenis batik ini dibuat oleh mesin. Secara produktifitas memang lebih efektif dan efisien. Namun, sebagian besar orang menganggap batik print tidaklah mewarisi tingkat kerajinan dari jenis-jenis batik sebelumnya, bahkan banyak yang menjuluki batik ini adalah batik imitasi. Pasalnya, siapa saja bisa membuat batik dengan cara ini, dan dengan mudahnya menduplikasi. Karena itu, tidak ada lagi ekslusivitas, bahkan bisa menjadi ancaman pagi pembatik; karena harga jual menjadi sangat murah.

Sogan Batik Rejodani Store
Sogan Batik Rejodani Store

Batik Sogan Jogjakarta

Now, apa itu Batik Sogan? Termasuk jenis yang manakah Batik Sogan? Batik Sogan adalah Batik asal Jogjakarta. Karena itu, orang sering menyebutnya sebagai Batik Sogan Jogja atau Batik Sogan Jogjakarta. Batik yang satu ini termasuk dalam kategori batik klasik di Indonesia. Pasalnya, Batik Sogan identik dengan daerah Keraton Jawa, Ngayogyakarta Hadiningrat (Yogya) dan Surakarta Hadiningrat (Solo). Oleh karena itu, kalau kita lihat, motif pada batik ini masih terasa kental unsur tradisionalnya – dominasi warna gelap seperti hitam dan coklat, mengikuti aturan baku motif batik klasik Keraton.

Yang membuat motif – motif ini lebih spesial lagi adalah makna yang terkandung dibalik gambar – gambar tersebut. Ada yang berarti harapan agar pemakainya mempunyai kehidupan yang luhur, terhormat dan bermartaba; ada juga yang mengandung harapan agar pemakainya mencapai kebahagiaan lahir dan batin; bahkan ada juga yang mempunyai makna doa agar pemakainya senantiasa mempunyai hati bersih. Jadi, setiap motif itu tidak sembarangan. Motif – motif ini ternyata mempunyai makna masing – masing tersendiri dibalik keindahan yang tertoreh.

Beautiesquad at Batik Sogan Jogjakarta
Beautiesquad at Batik Sogan Jogjakarta

My Trip to Batik Sogan Jogjakarta

Seperti teman – teman pernah lihat dari Instagram post dan stories-ku bulan lalu. Aku bersama – sama dengan teman – teman dari Beautiesquad mendapat kesempatan untuk mengunjungi factory Batik Sogan. Di sana, kita melakukan 2 aktifitas: belajar membatik dan melihat langsung proses pembuatan kain batik tersebut.

Pada saat belajar membatik, kita semua dibagi menjadi beberapa group kecil. Pasalnya, sesuai penjelasanku di atas, kita semua akan menggambar motif menggunakan Canting dan Malam. Karena itu, kita harus duduk dalam grup – grup kecil agar semua kebagian kedua alat membatik tersebut. Selain itu, setiap dari kita diberikan juga kain mori seukuran selampe, yang sudah memiliki motif.

Divided into groups untuk mencanting
Divided into groups untuk mencanting

Setiap orang mendapat motif yang berbeda – beda. Ada yang dapat motif bunga (floral), ada juga yang dapat motif binatang. Punyaku disini adalah motif kupu – kupu (binatang).

Ternyata membatik itu susah – susah gampang loh guys. Padahal, kita hanya tinggal ikutin motif yang sudah ada pada kain. Namun, banyak dari kita mengalami kesulitan. Seperti aku misalnya, akhirnya aku bikin motif kupu – kupu baru (hahaha..)! Now, aku jadi paham kenapa Batik Tulis dibilang Batik Ekskulsif. Coba kalian lihat, mana ada kupu – kupu asli di dunia seperti kupu – kupu dibatikku, ya gak?

My motif is butterfly
My motif is butterfly

Proses Pembuatan Batik Sogan

Selesai membatik, kita diajak keliling Batik Sogan Factory. Dalam tour ini, kita bukan hanya sekedar melihat – lihat saja, tetapi kita juga sambil dijelaskan proses pembuatan Batik – dari belum ada motif sampai dengan jadi pakaian siap pakai.

Step 1: Pengkhetelan

Ternyata kain Mori itu tidak bisa dipakai apa adanya langsung begitu saja. Sebelum dibatik kain mori harus diukur terlebih dahulu. Lalu sesudah itu, kainnya direbus dengan berbagai macam tumbuhan selama beberapa hari. Nah, kain yang sudah selesai diproses ini dinamakan kain Primisima.

Mengukur kain dan membuat pola
Mengukur kain dan membuat pola

Step 2: Menyorek

Menyorek itu pada prinsipnya adalah membuat pola atau draft gambar terlebih dahulu. Proses ini dapat dilakukan langsung diatas kain dengan menggunakan pensil, atau dapat juga digambar terlebih dahulu diatas kertas dengan menggunakan pulpen. Karena itu, sebelum memulai membatik, pembatik harus terlebih dahulu memikirkan gambar apa yang akan dia canting.

Drafting motif batik. Pic cred: Pemoeda.co.id
Drafting motif batik. Pic cred: Pemoeda.co.id

Step 3: Membatik / menyanting

Dalam proses ketiga  ini, semua Batik Sogan dibuat dengan menggunakan tangan semua. Jadi, tidak ada Batik Sogan yang dibuat dengan metode print. Seperti kalian bisa lihat dari foto berikut, proses yang diterapkan di Sogan ada 3, yaitu Batik Tulis, Batik Cap dan Batik Cetak Sablon.

Disela – sela acara kemarin, aku sempat berbincang – bincang dengan salah satu pembatik Batik Sogan (tidak mau sebut nama). Saat itu beliau sedang membatik seperti biasanya. Ibu ini ternyatasudah bekerja dari sejak Sogan pertama berdiri, yaitu sejak 15 tahun yang lalu. Berdasarkan cerita beliau, sampai saat ini, Sogan Batik Jogjakarta, selain menglestarikan budaya Batik Indonesia saja, tetapi juga terus mengeksplorasi motif – motif batik baru dan model -model pakaian (fashion style) juga. Hal ini diperlukan agar Sogan bisa terus menjadi salah satu Batik Mode Indonesia – diterima baik oleh semua kalangan dan lapisan masyarakat Indonesia.

Seperti kita bisa lihat dari foto berikut, ini adalah salah satu contoh motif terbaru yang sedang beliau kerjakan. Menurut beliau, motif ini termasuk dalam kategori motif batik tulis modern. Pasalnya, motif ini jauh berbeda dengan motif – motif klasik yang pernah ada.

Ibu sedang membatik new motif
Ibu sedang membatik new motif

Step 4: Menembok

Step ini sebenarnya tergantung pada jenis batik yang sedang dikerjakan. Ada batik yang perlu ditembok dengan malam, ada yang tidak. Hal ini diperlukan karena kain putih ini akan diberikan warna dasar (misalnya hitam), maka bagian-bagian gambar motif yang tidak ingin diwarnai hitam harus dilapisi. Biar mereka tetap putih saat lilin nya dilepas. Agar bagian yang dilapisi lilin bisa diwarnai dengan warna lain nanti. Inilah yang disebut sebagai proses tembok malam.

Proses menembok dengan malam
Proses menembok dengan malam

Step 5: Nyelup

Ini adalah proses pewarnaan batik. Secara umum, semua bagian kain yang tidak ingin diwarnai sama dengan warna dasar, sudah dicanting dan ditembok (seperti foto diatas). Sesudah itu, kain yang sudah diberi malam tersebut akan dicelupkan ke sebuah wadah besar yang berisi pewarna, misalnya warna merah. Pencelupan ini akan dilakukan berulang – ulang sampai kita mendapatkan intensitas warna yang diinginkan.

Secara khusus, setiap daerah punya cara pencelupan masing – masing. Bahkan disatu daerah yang sama, beda pembatik, bisa jadi mempunyai cara pencelupan yang berbeda juga.

Dicelup kedalam baskom besar berisi pewarna
Dicelup kedalam baskom besar berisi pewarna

Seperti punyaku disini, dapat kita lihat saputanganku berwarna merah dan putih. Merah adalah hasil warna yang didapatkan dari proses nyelup. Sedang warna putih adalah warna dasar kain mori sebelum diwarnai.

My Batik Creation
My Batik Creation

Step 6: Ngerok/Nglorod

Proses ini hanya dilakukan jika kita akan memberikan pewarnaan yang berbeda. Jadi, dalam step ke 6 ini, kita membersihkan malam dari batik yang tadi dibubuhkan diatas motif. Proses ini dapat dilakukan dengan 2 cara: dikerok dengan alat kerok, atau diluruhkan dengan cara direbus. Inilah yang disebut sebagai proses nglorod.

Step 7: Mengulang step 4 – 6

Pada prinsipnya, kita akan terus mengulang step 4 – 6 hingga seluruh proses pewarnaan selesai.

Step 8: Dijahit menjadi baju

Setelah selesai diwarnai dan dikeringkan, bahan kain batik yang sudah jadi ini bisa dijual langsung ditoko sebagai bahan kain, atau bisa juga dikirim kebagian team jahit. Seperti kita bisa lihat dari foto berikut, selain Batik Factory, di Sogan juga ada Batik Workshop dimana para penjahit menyulap kain yang ada menjadi pakaian jadi.

Batik Sogan Redojani Workshop
Batik Sogan Redojani Workshop

Referensi disadur dari iradio dan pemoeda.co.id

pink-swirly-hi

So, that’s all my review for the day. I hope you all having a great reading time, and find the information useful. Don’t forget to follow me on my social media for more beauty boosts and updates.

Instagram: @blossom.shine

Facebook: Gracia Cita

xoxo

Blossom Shine

hearts-line-divider-12541935

 

 

 

 

 

 

Sociolla Discount Code